Jumat, 23 September 2016

Dandellion

Sepucuk dandelion terbang

Pasrah mengikuti angin

Biarlah angin membawanya pergi

pergi menebar kasih


Tebaran putik kian henti

Dandelion jatuh ke bumi

Ilalang menyapa

Mentari pagi menyinari

Isaknya menyayat hati


Tak ada kata

Hanya kesunyian merajai

Diam membisu terasa asing

Hidup sendiri bertemankan sepi


Masih adakah cinta? 

Masih adakah bahagia? 

Dia bertanya duka

Hanya angin yang menjawab dengan belaiannya


2 komentar: